Gudang Garam, Kediri

Desember, "gede-gede ne sumber" kata alm ibu, memang bulan yang sering di guyur hujan, kalau sehabis turun hujan pasti sekitar rumah bau tembakau, harum..., wanginya selalu membuat kangen ingin pulang kota (bukan pulang kampung, ingat, hehehe) jika musim penghujan...
Rokok dan perokok, keduanya sangat kubenci, namun adanya gudang garam di daerahku entah kenapa membuatku bangga.
apakah karena jadi mudah dikenali yah, Kediri, o...GG, hehehe...

Gudang garam, kenapa bukan gudang tembakau yah?
sejak pertama kali berdiri 26 Juni 1958 memakai nama Gudang Garam. Pada saat itu jumlah tenaga kerjanya hanya sekitar 50 orang dan menempati lahan sewaan seluas 1000 m2 yang berlokasi di jalan Semampir II/1 Kediri. Namun kini... wah... keluarga pemilik GG tercatat terkaya nomor 4 seluruh Indonesia, namun generasi ke-2 telah meninggal, generasi ke-3 entah siapa yg meneruskan. Banyak penduduk yang tertolong ekonominya dengan adanya GG, setiap jam 6 pagi dan jam 5 sore pada beramai-ramai bersepeda para buruhnya melewati rumahku,
duh jadi kangen kediri....

0 komentar: